Lirik Lagu Sinopsis Film Gaya Hidup
Blackberry LG Mobile Nokia Samsung Sony Ericsson
Klasemen L.Italia Klasemen L.Inggris Jadwal Liga Italia Jadwal Liga Inggris
Babi Guling Rebo Babi Guling Karya Rebo EDIT EDIT EDIT

Menteri Kesehatan Minta Masyarakat Tenang

Buat mencegah penyebaran flu babi ke Indonesia, Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari belum lama ini menyatakan, pihaknya akan memvaksin sembilan juta babi. Namun, Menkes meminta masyarakat agar tidak terlalu cemas karena flu tersebut tidak berbahaya seperti flu burung.

Menurut Menkes, jenis virus influenza ini tidak dapat berkembang di iklim seperti Indonesia. Profesor Herdiman T. Pohan, pakar penyakit dalam dan tropis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pun sependapat. Namun tetap saja, virus H1N1 ini harus diwaspadai karena dapat menyebabkan kematian.
Pembatasan impor barang apa pun dari negara terinfeksi memang perlu dilakukan. Demikian pula dengan pemantauan ketat di peternakan. Dan pastinya, ketegasan pengawasan lalu lintas manusia di bandar udara. Mungkin, Departemen Luar Negeri perlu segera menerapkan travel warning atau larangan bepergian ke negara terinfeksi.

Sejumlah antisipasi juga perlu dilakukan masyarakat, salah satunya mengenali ciri-ciri penderita flu babi. Gejala awal yang biasa terlihat dari penderita flu babi adalah demam lebih dari 39 derajat Celsius. Penderita juga akan mengalami sakit kepala, pegal linu, dan iritasi mata.

Untuk itu, biasakanlah hidup sehat seperti mencuci tangan dengan sabun di bawah air yang mengalir. Jika khawatir akan terkontaminasi, gunakanlah masker dan hindari berjabat tangan serta mencium pengidapnya.


Read more

Penyemprotan Digencarkan, Perdagangan Babi Diperketat

Kendati dipastikan wabah flu babi belum ditemukan di Indonesia, saat ini berbagai upaya pencegahan terus dilakukan. Di rumah pemotongan babi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, misalnya. Seluruh kandang, kendaraan dan wilayah di sekitar tempat pemeliharaan babi disemprot cairan disinfektan untuk membasmi kuman, bakteri, virus dan parasit pada babi.

Pihak Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat dan Dinas Peternakan DKI Jakarta yakin penyemprotan yang baru pertama kali dilakukan di kandang babi ini mampu mencegah penyebaran flu babi di Indonesia. Itu pula yang terlihat di rumah pemotongan hewan milik Dinas Pertanian Kota Bandung, Jawa Barat. Sejak flu babi merebak di sejumlah negara, pengawasan terhadap perdagangan dan peternakan babi semakin intensif.
Di Bali, Dinas Perternakan bekerja sama dengan pihak Balai Karantina melarang semua jenis ternak babi maupun daging babi potong masuk ke Pulau Dewata. Sejauh ini, mereka sudah meminta bantuan masker sarung tangan serta vaksin untuk mencegah penyakit babi sebanyak 16 ribu dosis.

Terkait merebaknya wabah flu babi di sejumlah negara, pemerintah berharap masyarakat tak perlu cemas. Apalagi, flu babi yang disebabkan virus H1N1 dinyatakan tidaklah berbahaya seperti flu burung. Jenis virus influenza ini, menurut Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, tidak dapat berkembang di iklim tropis seperti Indonesia [baca: Menteri Kesehatan Minta Masyarakat Tenang].

Profesor Herdiman T. Pohan, pakar penyakit dalam dan tropis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pun sependapat. Namun tetap saja, virus H1N1 ini harus diwaspadai karena dapat menyebabkan kematian. Ada beberapa cara mencegah flu babi. Di antaranya memakai masker, menghindari berjabat tangan atau mencium pengidapnya. Serta, mencuci tangan dengan sabun di bawah air yang mengalir.

Mencegah flu babi masuk ke Tanah Air, Departemen Kesehatan telah memerintahkan seluruh bandar udara dan pelabuhan mengaktifkan pedeteksi panas tubuh atau thermoscan. Sayangnya, penerapan alat ini belum optimal [baca: Penggunaan Pendeteksi Panas Tubuh Belum Maksimal].

Padahal, cara kerja alat tersebut mudah saja. Setiap orang yang melewati thermoscan akan terdeteksi suhu tubuhnya. Siapa pun yang memiliki suhu tubuh di atas 38,5 derajat Celsius, sesuai gejala awal flu babi, akan terdeteksi dan diharuskan menjalani pemeriksaan lanjutan.

Di bandara lain di Tanah Air, yang jadi masalah adalah jumlah pendeteksi panas tubuh belum memadai. Bandara Adisumarmo, Solo, Jawa Tengah, misalnya, hanya mempunyai satu alat. Thermoscan ini pun masih kalah canggih dibanding yang terpasang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Batam sebagai kota transit dari Singapura, juga sudah mulai menguji coba thermoscan. Tapi, belum semua gerbang masuk-keluar Batam tersebut menggunakan alat penangkal flu babi ini. Pihak Bandara Hang Nadim, misalnya, menyatakan belum memerlukan thermoscan karena tidak melayani lalu lintas orang secara internasional.

Meski Menteri Kesehatan menyatakan Indonesia tak perlu terlalu cemas akan flu babi, pemerintah perlu lebih tegas menerapkan kebijakan pencegahan flu babi. Ini mengingat flu babi sudah menular dari manusia ke manusia, semudah penularan flu biasa melalui virus yang beterbangan di udara saat seseorang bersin atau batuk [baca: WHO Minta Vaksin Flu Terus Diproduksi].

Bahkan, saat seseorang berjabat tangan dengan orang yang terinfeksi, juga saat memegang benda yang terpapar virus flu babi. Bila kemudian dari aktivitas itu tidak segera mencuci tangan dan memegang hidung, mata atau mulut, maka virus flu babi bisa masuk melalui cairan tubuh orang tersebut.


Read more

Penggunaan Pendeteksi Panas Tubuh Belum Maksimal

Sejak wabah flu babi merebak, pemerintah memasang thermoscan atau pendeteksi panas tubuh di salah satu pintu kedatangan luar negeri di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Thermoscan akan berbunyi jika orang yang melintas melalui alat ini memiliki suhu tubuh di atas 38,5 derajat Celsius. Selain itu pihak bandara juga menyiapkan cairan disinfektan. Namun, alat-alat ini ternyata tidak dimaksimalkan penggunaannya.

Berdasarkan pantauan SCTV, ternyata setiap orang bebas melintas di jalan yang ada thermoscan, atau jalan yang tidak terpasang alat. Sejumlah penumpang pun menyayangkan hal ini. Sebenarnya, ada dua pintu kedatangan luar negeri di Bandara Soekarno-Hatta. Namun hanya satu pintu kedatangan yang dipasang thermoscan. Padahal pihak bandara mengakui memiliki tiga pendeteksi panas tubuh ini.

Keseriusan pemerintah pun dipertanyakan. Apalagi WHO telah menetapkan siaga empat untuk wabah Flu Babi karena bisa menular dari manusia ke manusia [baca: WHO Tingkatkan Status Flu Babi].

Sementara itu, 100 rumah sakit rujukan di Indonesia diminta bersiap andai flu babi masuk Tanah Air. Salah satunya Rumah Sakit Sanglah di Denpasar, Bali, yang menyiapkan ruang isolasi bagi penderita flu babi. Mulai hari ini atau Selasa (28/4), Bangsal Nusa Indah di RS Sanglah yang sebelumnya digunakan untuk menangani pasien flu burung, kembali disiagakan untuk menghadapi serangan flu babi.

Dari lima ruangan yang disiapkan, satu ruangan digunakan untuk merawat pasien terduga. Sedangkan empat ruangan lagi digunakan untuk merawat intensif pasien yang dinyatakan positif terserang flu babi. Berbagai peralatan pendukung juga disiagakan, mulai dari alat bantu pernapasan sampai deteksi jantung dan paru-paru. Sejauh ini pihak RS Sanglah tidak menyiapkan ruang khusus untuk menerima pasien flu babi. Mengingat cara penanganannya sama dengan pasien flu burung, maka standar penanganan akan disamakan.


Read more

Dilarang Ujian, Siswi Hamil Lapor ke DPRD

Ditolak mengikuti Ujian Nasional, seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 8 Surabaya mengadu ke anggota DPRD Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/4) siang.

Meskipun tengah hamil tujuh bulan, sang siswi tetap berniat menyelesaikan sekolah untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi sekaligus membesarkan anak yang dikandung.
Pihak sekolah beralasan tidak memberbolehkan seorang siswi yang tengah hamil tujuh bulan karena telah melanggar peraturan internal sekolah.

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Surabaya menilai pihak sekolah telah menabrak undang-undang negara. LPA mensinyalir kasus ini banyak terjadi hanya saja sedikit pihak yang mau melaporkan tindakan pihak sekolah.

Sementara Baktiono, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya mengaku kecewa oleh aturan dan norma yang dibuat pihak sekolahan yang dianggap tebang pilih. Menurut dia, banyak pelajar yang melakukan tindak kriminal namun tidak mendapat sanksi tegas dari sekolah.


Read more

Menguak Hilangnya Manohara Odelia Pinot


Sampai saat ini hilangnya artis dan model belia aduhai Manohara Odelia Pinot (17) masih menjadi misteri. Artis yang pernah masuk dalam 100 Pesona Indonesia oleh Majalah Harper's Bazaar ini diduga raib dan disekap oleh 'ulah ' pangeran dari Malaysia.
Ibunda Manohara Odelia Pinot, Daisy Fajarina (44) menguak kronologis hilangnya putri keduanya tersebut,Daisy membenarkan adanya pengambilan secara paksa Manohara oleh Tengku Temenggong Muhammad Fakhry Petra, putra Raja Kelantan.

Manohara dinikahi Tengku Temenggong Muhammad Fakhry Petra pada 26 Agustus 2008 dengan mas kawin 50.000 RM, sebuah kalung berlian, anting–anting, gelang, cincin, dan jam tangan.Pernikahan Manohara dan Tengku Fakhry sebenarnya dilatarbelakangi hal yang 'tidak menyenangkan'.

Putra raja Kelantan tersebut telah merenggut kegadisan Manohara terlebih dahulu. Ia pun berjanji akan menikahi Manohara sesuai permintaan keluarga Daisy yang masih berdarah bangsawan Bugis. Tapi janji itu tidak pernah ditepati.

Selama menjalani kehidupan rumah tangga, Manohara tidak diperlakukan dengan baik. Menurut Daisy, putrinya kerap dianggap sebagai properti, bukan istri.

Kerap kali Tengku Fakhry di hadapan umum memperlakukan Manohara dengan kasar. Ia kerap mengatakan istri saya seperti mobil mewah, tapi karena tidak bisa dikendarai, ganti saja dengan mobil lain.

"Sampai pada suatu saat Manohara melarikan diri dari Singapura kembali ke Jakarta ke rumah kontrakan kami," ungkap Daisy.

"Di Jakarta, kami selalu kedatangan tamu dari berbagai pihak untuk mencoba membawa anak saya kembali ke Kuala Lumpur, saya katakan semua itu terserah Manohara. Dia katakan dia akan menunggu di Indonesia sampai acara perkawinannya di hadapan keluarga di Indonesia terlaksana.

Manohara juga mengatakan, bahwa mamanya juga ingin acara perkawinan saya ada acara siraman.

Beberapa kali pihak Tengku Fakhry terus melakukan berbagai cara untuk mengambil Manohara, salah satunya dengan mengajak ibadah umroh dan niatan baik itu diterima baik pihak Manohara. Pada tanggal 25 Februari 2009 mereka berangkat menuju Jedah dengan pesawat MAS.

"Alhamdulillah kami melakukan ibadah dengan baik, hubungan kami dengan Tengku pun baik," ujar Daisy.

"Tanggal 09 Maret 2009, kami bersiap-siap kembali ke tanah air. Sewaktu menuju ke airport, Manohara berangkat satu kendaraan dengan Tengku M.fakhry. Saya dan putri saya Dewi dan pak Mohd.Kamel dengan mobil lain. Setiba di airport saya terperanjat karena kita tidak menuju ke terminal commercial tapi ke terminal Aviation untuk private jet. Betapa terperanjatnya saya karena pintu pesawat tiba-tiba ditutup, karpetnya digulung, orang-orang di bawah memberi aba-aba pada pilot bahwa ada tiga penumpang yang ingin naik, tapi dia tidak peduli. Saya lari ke sisi kanan pesawat mencari anak saya, saya sempat melihat dia ditekan oleh orang. Saya sangat takut sekali....saya berteriak... anak saya....tolong anak saya....Dewi pun berteriak teriak ketakutan sekali, tapi pilot tetap tidak peduli dan menjalankan pesawat sampai wing-nya hampir menabrak kami dan mobil yang diparkir di dekat pesawat."

"Manohara terbang dengan pesawat Chalenger 300 milik Berjaya Air dengan nomor reg 9MTAN dan diterbangkan pilot Kaptain Zakaria Salleh, berkebangsaan Malaysia. Pesawat meninggalkan kami begitu saja di runway, kami ketakutan, kami betul-betul terluka sekali. Saya tidak menyangka setelah umroh mereka sanggup melakukan hal yang sangat tidak manusiawi. Rasanya saya ingin mati saja, tapi saya tahu saya harus kuat untuk anak saya. Saya tidak sanggup membayangkan apa yang akan terjadi pada ananda tercinta," curhat Daisy dalam suratnya kepada KapanLagi.com.

"Saat ini Manohara menjadi tawanan mereka. Manohara menjadi korban. Tolong bantu kami. Saya mohon tolonglah Manohara. Kami mengkhawatirkan mental Manohara. Tolonglah dia," harapnya terasa mengiba.

Kini hanya derita yang dirasakan Daisy sambil berharap banyak dukungan dari berbagai kalangan bisa membantu putrinya Manohara. (kapanlagi.com)
Read more

Golkar "Menceraikan" Demokrat

Partai Golkar akhirnya pecah kongsi dengan Partai Demokrat. Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar menyatakan,
pembicaraan kedua partai mengenai calon presiden dan wakil presiden ternyata tak mencapai kata mufakat. Terkait dengan itu, Golkar lalu memberi kewenangan kepada Ketua Umum Jusuf Kalla untuk menjalin komunikasi dengan partai-partai lain.
Read more

Paskah

Menjelang akan tiba waktunya Hari Paskah .... "Selamat Paskah" bagi yang merayakannya ...
Namun hari ini , umat kristiani masih merayakan peringatan hari Jumat Agung , atau biasa dinamakan dengan hari "Kenaikan Isa Almasih ".


















Dan apa itu "Paskah" ...??? "Paskah" berasal dari bahasa Yunani, "Paskha", yang berasal dari bahasa Aram untuk istilah dalam bahasa Ibrani "Pesach" (bahasa Inggrisnya: "Passover").
Bagi kita orang kristen , Paskah adalah sama artinya dengan Hari Kemenangan , karena disaat hari paskah tersebut adalah hari dimana Yesus telah "Bangkit" dari kematiaan , Yesus mati disalibkan di-bukit Golgota dan mati untuk menebus dosa dosa manusia.

Sebelum umat kristiani merayakan Paskah , seluruh umat kristen memperingati hari dimana Yesus harus diadili dan mati dikayu salib , hari peringatan tersebut biasa disebut dengan peringatan hari Jumat agung , karena tiga hari setelah kematian yesus yaitu di hari sabat , yesus "Bangkit" dan dinamakanlah hari tersebut hari "Paskah"(lihat).


Dihari ini juga adalah hari kemenangan bagi mereka yang mempunyai usaha penjualan telor ..., karena dihari Paskah umat kristiani biasanya membeli telor dengan jumlah yg mungkin agak banyak dari hari biasanya .
Jadi di hari Paskah kalo nggak ada telor paskahnya tidak seru ........

** Terima Kasih Tuhan ... Karena begitu besar Kasih-Mu kepada dunia ini , sehingga Engkau mengutus Anak-Mu yang tunggal untuk menebus semua dosa manusia dan mati diatas kayu salib . ***
thank you lord
Read more

SBY Senang dengan Hasil Quick Count

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, menggelar konfrensi pers terkait hasil perolehan suara sementara pada pemilihan umum legislatif 2009, di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/4). SBY mengaku cukup senang dengan hasil perhitungan cepat (quick count) yang dilakukan beberapa lembaga survei.

Seperti diketahui, hasil perhitungan sementara menempatkan Partai Demokrat di urutan teratas dengan perolehan suara terbanyak. Meski begitu, SBY masih akan menunggu hasil yang lebih stabil sampai sekitar 70 persen untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.

Sementara itu, sebagai Kepala Negara, SBY menyatakan pemilu kali ini relatif berjalan lancar. Kendati demikian masih ada sedikit ganjalan di berbagai tempat terkait pelaksanaan pemilu. Seperti masih ada kekisruhan soal daftar pemilih tetap yang menyebabkan sejumlah warga kehilangan hak pilih. Namun, Yudhoyono berjanji akan memperbaikinya pada pemilihan presiden mendatang.

Sementara itu, data terbaru hasil penghitungan cepat lembaga Cirus Surveyor Group hingga pukul 21.00 WIB sudah menunjukan perolehan suara hingga 90 persen. Posisi pertama masih ditempati Partai Demokrat dengan 20,77 persen. Tempat kedua ditempati Golkar 14,438 persen, disusul PDI Perjuangan dengan 14,34 persen. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 7,05 persen dan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 5,764 persen.

Read more

Doakan ...

Karena begitu besar kasih karunia yang telah diberikan Tuhan kpd kita untuk dunia ini , maka sampai saat ini kita masih bisa mengikuti dan melaksanakan pesta akbar yang terlaksana di negri kita yang tercinta ini. Mari kita bersama sama membuat suasana Pesta Akbar ini ( Kampanye Pemilu ) aman , tertib , dan tidak menimbulkan suasana yang nantinya membuat masyarakat negri ini menjadi resah.
Disaat seperti ini mari kita bersatu bergandengan tangan dalam memperjuangkan nasib kedepannya negri ini , jangan membuat para pendiri / pahlawan kita terdahulu kecewa atas apa yang mereka perjuangkan menjadi sia sia.

Mari Kita doakan para pemimpin saat ini dan para calon pemimpin yang akan datang supaya bisa menjalani tugasnya yaitu membawa negri ini menjadi negri yang menjanjikan, Negri yang Makmur ... Negri yang Aman dan Sentosa ... dan satu Negri yang membuat Rakyatnya merasa nyaman ...

Mari Kita Doakan Bersama sama .
Read more

Tragedi Situ Gintung Dosa Siapa?

Pagi masih buta. Bencana itu datang serta-merta. Tanggul Situ Gintung, Cireundeu, Tangerang, Banten, bobol. Dua juta meter kubik air di situ warisan Belanda ini tumpah. Deras. Menerjang permukiman warga. Air yang bergemuruh, menghempas, dan menghancurkan rumah-rumah warga merendam areal seluas 10 hektare di bawahnya

Saat kejadian, kebanyakan warga sedang tertidur lelap. Merekalah yang akhirnya menjadi korban. Seratus orang tewas dan 100 lainnya hilang hingga kini. Tangis dan derai air mata mengalir deras di Situ Gintung.

Menurut Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Pitoyo Subandrio, jebolnya tanggul situ gintung dipicu faktor alam. Saat itu volume air lebih dari 2,1 juta meter kubik melampaui kapasitas maksimal waduk Situ Gintung. Penyebabnya curah hujan yang terus menerus sepanjang hari itu. Alhasil, air meluap dan tumpah dari atas tanggul.

Namun, banyak pihak menuding bencana ini disebabkan kelalaian pemerintah memantau kelaikan tanggul. Bahkan, ahli hidrologi dari BPPT, Sutopo Purwo Nugroho, menemukan adanya kerusakan tanggul sejak Desember 2008.

Situ Gintung adalah danau buatan yang dibangun pemerintah Hindia Belanda sebagai wilayah konservasi air. Manfaatnya, menjaga ketersediaan air, terutama saat musim kemarau bagi warga Tangerang, Banten dan Jakarta. Belakangan, Situ Gintung bahkan jadi salah satu lokasi wisata andalan.

Pascajebolnya tanggul, banyak warga yang trauma. Sebagian dari mereka meminta relokasi atau pemindahan tempat tinggalnya. Apalagi, 70 persen warga ternyata mengantongi sertifikat tanah. Pemerintah berencana menata kembali kawasan di sekitar situ gintung. Termasuk membangun secara permanen kembali tanggul yang jebol.

Bukan hanya penataan kembali Situ Gintung, pemerintah juga harus serius memperhatikan dan menjaga kawasan situ-situ lainnya. Di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi jumlah situ dan danau mencapai 200 buah. Penulusan tim Sigi menemukan banyak dari situ telah beralih fungsi. Mulai menjadi tempat sampah, jalan raya, bahkan menjadi perumahan. Untuk selengkapnya, saksikan video Sigi Sigi 30 Menit edisi 1 April 2009.

Read more

Kampanye oh Kampanye ....

Pesta Akbar Kampanye lagi berkumandang di negri kita indah ini ........ namun apakah pelaksanaan pesta kampanye ini akan berjalan seperti apa yg kita idam idamkan ????? mudah-mudahan aja !!!!! karna parno` juga klo jalannya pesta akbar ini dipakai sebagai ajang adu kekuatan , boleh boleh aja sih adu kekuatan asalkan masih dalam jalur yg udah di sepakati , tapi kalo udah gontok gontokan Angry argument yg menjurus ke tindakan yang anarkis ... wah bisa berabe ...

Mari kita wujudkan Pesta Kampanye Pemilu ini secara aman dan damai , agar kita semua merasa nyaman dalam mengikuti dan memenuhi kewajiban kita sebagai warga negara yang beradab dan manusiawi .... dan disaat pemilihan nantinya akan menghasilkan sesuatu yg benar benar terwujud dari pemikiran semua rakyat negri ini , ok !!!!





Read more
Related Posts with Thumbnails

Recent Post

 
Copyright online © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.